LURUSKAN NIAT KARENA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA

Alhamdulillah, mengawali penulisan saya di dalam blog ini, saya akan menuliskan tentang hadits niat. Saya terinspirasi dari tulisan para ulama terdahulu, yang selalu dituliskan hadits tentang niat di awal pembahasannya. Meskipun itu kitab tentang fikih, tetap pembahasan hadits niat ditulis di bab awal.

Bunyi haditsnya adalah sebagai berikut:

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]

Arti Hadits / ترجمة الحديث :

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap  perbuatantergantung niatnya.  Dan  sesungguhnya  setiap  orang  (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .

Saya tidak akan menjelaskan atau menjabarkan makna dari hadits di atas karena saya memang bukan ahlinya. Saya hanya akan menjadikan pedoman hadits di atas dalam penulisan saya di blog ini selanjutnya. Mendapatkan keridhaan dari Allah dan RasulNya, itulah niat awal saya. Semoga saya selalu lurus di jalur niat yang sejak awal saya tanamkan dalam hati. Perbuatan baik harus didukung dengan niat yang baik, demikian pula sebaliknya, niat yang baik harus diwujudkan dengan perbuatan yang baik pula.

Dengan hadits ini saya menghimbau kepada seluruh pembaca, agar selalu memperbaiki niat kita menuju niat yang baik, karena di situlah letak balasan dari perbuatan kita akan kita dapat. Keridhaan Allah merupakan balasan yang bernilai sangat tinggi tiada bandingannya, maka niatkan semua perbuatan baik kita untuk meraihnya.

Selanjutnya…Semoga Allah memudahkan kita dalam mewujudkan niat baik kita agar bisa terlaksana dengan baik, sehingga mendapatkan balasan yang setimpal. Seperti yang tergambar pada sebuah syair nasyid dari Raihan.

KEIKHLASAN

Niatkan pada yang satu,
Luruskanlah kata hatimu,
Bersihkanlah ruang jiwamu,
Berbuatlah dengan hati yang ikhlas.Mulakan dengan namaNya,
Buatlah sepenuh hati,
Bagai esok sudah tiada,
Segalanya dengan nama Tuhanmu.Jika niat kita benar dari awalnya,
Pekerjaanmu akan diberkati,
Semua usahamu akan sempurna,
Ganjaran pahala akan kau dapat.Amalanmu takkan sia – sia,
Ada nilainya dunia akhirat.Dunia ini tempat persinggahan,
Yang Tuhan ciptakan untuk manusia,
Semua cubaan dan dugaan,
Untuk menguji keimanan.

Hanya hati yang mulia,
Penuh keikhlasan dapat mengharungi,
Ketaqwaan kepada Allah,
Jadi penyelamat kita di sana.

Download nasyidnya di sini

Semoga tulisan ini bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s