SORE HARI DI PANTAI TELENG RIA PACITAN

pantai teleng riaTanggal 30 Agustus 2011, ketika matahari mulai condong ke arah barat, saya dan Izzah, juniorku yang nomer 2, menyempatkan diri untuk berkunjung ke pantai Teleng Ria di Kabupaten Pacitan, tempat kelahiranku. Suasana mudik lebaran saya pergunakan untuk mengunjungi pantai yang sudah lama tidak pernah aku lihat. Banyak perubahan yang terjadi dari pantai ini, seiring dengan pengelolaan pantai oleh pihak swasta.

Pertama menjejakkan kaki di pantai ini, suasana sejuk langsung terasa, angin sepoi-sepoi yang bertiup dari arah laut yang menerpa wajah ini terasa sejuk, walau saat itu matahari begitu terik. Meskipun saya sedang berpuasa (saya ikut metoda Ru’yat), rasanya tubuh ini tak terpengaruh, karena sejuknya angin yang berhembus.

pantai teleng ria

ombaknya begitu tenang

aman untuk berenang

aman untuk berenang

Pantai teleng ria, dari sisi pemandangannya memang tidak seindah pantai lain di kabupaten pacitan. Dengan pantai Klayar, menurut saya masih kalah jauh. Tapi, pantai Teleng Ria mempunyai keistimewaan yang tidak dijumpai pada pantai lain di kabupaten Pacitan. Pantai selatan identik dengan ombak yang ganas dan besar. Tapi hal ini jarang ditemui di pantai teleng ria. Di sini ombaknya begitu sopan, kalaupun sedang pasang tidak begitu membahayakan. Pantai teleng Ria juga dangkal, banyak sekali pengunjung yang berenang sampai jauh menuju laut tapi tidak tenggelam. Hal ini dikarenakan pantai teleng Ria merupakan bagian dari Teluk Pacitan. Teluk adalah laut yang menjorok ke daratan, sehingga ketiga sisinya dibatasi oleh daratan. Teluknya juga lumayan sempit, makanya ombak yang ada di pantai ini bukan ombak yang berhubungan langsung dengan laut lepas, sehingga sudah terpecah menjadi ombak yang lebih kecil.

laut yang menjorok ke daratan, itulah pantai teleng ria

laut yang menjorok ke daratan, itulah pantai teleng ria

Pengelolaan pantai teleng ria sudah lumayan bagus. Di area tempat wisata juga dibangun taman bermain  untuk anak-anak. Ada juga miniatur hutan lindung lengkap dengan area untuk bumi perkemahan. Bagi yang hobby memancing, bisa berpuas diri dengan memancing ikan di sungai yang bermuara di pantai ini. Banyak ikan air payau yang menghuni muara ini.

Warung dengan dagangan menu makanan khas pacitan juga banyak ditemui. Nasi Thiwul dengan lauk ikan laut menjadi menu favorit. Aneka jajanan khas pacitan semacam sale pisang yang dibungkus daun pisang kering, kolong, manggleng, tempe benguk, ikan laut siap makan mudah ditemui. Tapi awas… harganya harus ditawar, karena kadang para pedagang mematok harga 3x lipat dari harga biasanya.

Bagi yang suka ikan segar, bisa membeli ikan di tempat pelelangan ikan. Berbagai ikan segar hasil tangkapan nelayan hari itu ada di sini. Dijamin puas deh karena kita bisa memilih ikan sesuai dengan kualitas.

Transportasi ke sana juga cukup mudah. Bagi yang tidak punya kendaraan pribadi, dari arah Solo bisa naik bus AKAP, PO Aneka Jaya atau PO Muncul, jurusan Solo Pacitan. Dari Solo langsung bilang kondektur, minta diturunkan di pantai teleng Ria. Dari arah jalan utama ke area pantai cukup jalan kaki 200 meteran. Untuk tiket masuk Rp 10.000, menurut saya harga ini cukup mahal, karena rata-rata tiket tempat wisata di Pacitan di bawah Rp.5000. Ini dikarenakan pantai Teleng Ria pengelolaannya diserahkan kepada pihak swasta.

Segera ditunggu ya kedatangannya…Lihat juga hasil jepretanku di bawah ini.

sisi timur pantai

sisi timur pantai

sisi barat pantai

sisi barat pantai

bermain bayangan

bermain bayangan di pasir

Turut mengundang ke Pantai Teleng Ria

 

One thought on “SORE HARI DI PANTAI TELENG RIA PACITAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s