CARA MENGHITUNG HARI PERKIRAAN LAHIR PADA KEHAMILAN

pregnancy-calculator1“Siapa yang saat ini baru hamil? Atau, istri siapa yang saat ini baru hamil? Ayo tunjuk jari…Alhamdulillah banyak juga rupanya. Kalau begitu, sama dong, istri Kang Nur saat ini juga sedang hamil, walaupun sempat terjadi pendarahan, Alhamdulillah saat ini sudah baik. Aktifitas sudah seperti biasa lagi…mohon do’anya semoga istri saya diberi kemudahan dalam kehamilannya, diberikan kesabararan, kekuatan fisik dan mental, juga diberikan kemudahan dalam persalinannya nanti.”

Ketika kita memeriksakan kehamilan, untuk pertama kali datang, pasti dokter atau bidan akan menanyakan, kapan hari pertama haid terakir ibu yang diperiksakan. HPMT atau Hari Pertama Menstruasi Terakhir, ada juga yang menyebut HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), sangat penting untuk diingat ibu hamil karena hal ini akan menjadi patokan untuk menentukan HPL atau Hari Perkiraan Lahir sang janin. Hari Perkiraan Lahir didapat dari tanggal Hari Pertama Menstruasi Terakhir ditambah 4o minggu atau 280 hari. 4o minggu merupakan umur kehamilan normal, hal ini yang dijadikan patokan untuk menambahnya. Ribet ya…bagi yang tidak suka menghitung pasti diperlukan kalkulator, juga kalender. Mau yang tidak pakai ribet…baca terus tulisan saya…

Sebetulnya, di era modern ini, untuk menentukan Hari Perkiraan Lahir, selanjutnya akan saya tulis HPL, tidak harus dari Hari Pertama Menstruasi Terakhir, selanjutnya akan saya tulis HPMT. Dengan menggunakan alat USG (Ultrasonografi) akan bisa diketahui HPL janin dari ukuran janin. Di monitor USG akan tertulis HPL janin. Tetapi dengan metode alat ini kadang akan menimbulkan kebingungan pada pasien, karena tiap kali kontrol akan mendapatkan hasil yang berbeda. Sebetulnya selisihnya tidak begitu banyak, tetapi yang namanya perubahan pasti akan membuat pasien bingung.

Metode lama yang sampai sekarang masih digunakan adalah metode penghitungan dengan memakai rumus Neagele. Ada dua rumus untuk menghitungnya, yaitu

  • Jika HPMT Ibu ada pada bulan Januari – Maret

Rumusnya: (Tanggal + 7 hari), (bulan + 9), (tahun + 0).
Misal, HPMT 10 Januari 2010, maka perkiraan lahir (10+7), (1+9), (2010 + 0) = 17-10-2011 atau 17 Oktober 2010.

  • Jika HPMT Ibu ada pada bulan April – Desember

Rumusnya: (Tanggal + 7 hari), (bulan – 3),(Tahun + 1).
Misal, HPMT 10 Oktober 2010, maka perkiraan lahir  (10 + 7), (10 – 3), (2010 + 1) = 17-7-2011 atau 17 Juli 2011.

Sudah jelas kan? Metoda ini akan mendekati ketepatan bila siklus menstruasi ibu normal dan teratur berkisar antara 28 hari hingga 30 hari. Tapi yang namanya perkiraan ya tidak 100% tepat. Bisa mundur atau maju dari tanggal yang diperkirakan. Tapi InsyaAllah tidak meleset jauh dari tanggal itu, kalaupun meleset jauh, biasanya ada kelainan dari kehamilannya. Mungkin lahir prematur atau serotinus (bayi tua)

Mudah kan? Selanjutnya…Anda semua bisa mencoba dengan dengan tanggal yang berbeda-beda. Silakan mencoba.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

One thought on “CARA MENGHITUNG HARI PERKIRAAN LAHIR PADA KEHAMILAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s