KETIKA BUANG AIR KECIL MENJADI BARANG YANG MAHAL

Buang air kecil, apa yang dibuang? Ya jelas air kencing dong. Bagi yang pernah bepergian jauh dengan mengendarai bus tanpa toilet, tentu terminal menjadi tempat yang sangat ditunggu-tunggu, karena di situlah kita akan mendapatkan toilet untuk buang air kecil. Gratiskah? Ternyata tidak, minimal Rp.1000 akan kita keluarkan. Alhamdulillah…itu masih sangat murah, karena ada tempat buang air kecil yang lebih mahal dari itu, bisa sampai 500-1000x lipat dari toilet di terminal. Di mana itu?

Rumah Sakit Islam YARSIS Surakarta, tempat saya bekerja, di sana ada satu tempat buang air kecil yang tidak gratis, harus membayar dengan biaya Rp.500ribu sampai 1 jutaan sekali buang air kecil, mahal sih…tapi ternyata banyak juga lho yang buang air kecil di sana. Tempatnya di lantai 2, agak di belakang, ruangannya ber-AC, ada tempat tidur, TV, ditunggui 7 orang perawat. Di luar ruangan itu ada tulisannya“RUANG HEMODIALISA / CUCI DARAH”. Sebuah ruangan untuk buang air kecil yang sangat mahal. Yah…sangat mahal, karena mereka harus buang air kecil melalui sebuah alat berupa mesin pengganti ginjal dengan obat-obatan yang tentunya sangat mahal pula. Bersyukurlah yang masih bisa buang air kecil di toilet terminal dengan membayar Rp.1000.

Bertemu dengan para penderita gagal ginjal menumbuhkan rasa syukur saya kepada Allah. Betapa Allah memberikan saya kenikmatan yang tidak bisa dinilai dengan harta dunia, ya…2 buah ginjal yang sehat, dengannya saya bisa hidup normal, racun-racun di tubuhku bisa dikeluarkan dengan sempurna, tanpa takut kehilangan zat-zat yang dibutuhkan tubuh. Ginjal buatan Allah begitu sempurna, tidak seperti dialiser (ginjal buatan untuk cuci darah) yang buatan manusia, kadang vitamin-vitamin dan zat-zat yang berguna juga ikut dikeluarkan.

 

Karena sering bertemu dengan pasien-pasien gagal ginjal, saya menjadi akrab dengan mereka. Ada yang cuci darah 2x seminggu, dan ada juga yang cuma 1x seminggu. Ada yang sudah sampai 15 tahun, 10 tahun, 5 tahun, dan ada juga para pemula yang terus berdatangan. Di tengah keterbatasan, mereka masih semangat menghadapi hidup dan bertahan untuk hidup. Bersyukurlah bagi yang dikaruniai ginjal sehat.

 

Gagal ginjal bisa dialami semua orang. Di tempat saya, ada anak umur 13 tahun yang sudah harus menjalani cuci darah 2x seminggu. Ada yang umur 20-an, 30-an, 40-an, 50-an, dan 60-an, lengkap kan. Ada 3 orang dokter, mereka yang notabene ahli kesehatan juga bisa terkena gagal ginjal. Ada polisi dan tentara, mereka yang berfisik kekar dan tampak sehat juga bisa terkena. Yang jelas, gagal ginjal tidak pandang bulu.

Sebetulnya, gagal ginjal bukan penyakit utama, gagal ginjal merupakan komplikasi dari penyakit sebelumnya. Ada yang akut(mendadak) dan kronis (menahun), tapi kebanyakan bersifat kronis, terjadi secara perlahan-lahan tanpa disadari kerusakannya, tahu-tahu sudah parah. Saya coba bertanya pada setiap pasien gagal ginjal, tentang penyakit primer yang menyebabkan mereka terkena gagal ginjal. Saya tidak menyebutkan penyebab ini secara teori tetapi saya dapatkan pada kenyataan yang saya temui. Saya sebutkan dari kasus yang terbanyak :
1. Diabetus Melitus (DM), bahasa awwamnya kencing manis.
2. Hipertensi atau darah tinggi.
3. Batu saluran kencing.
4. Pengkonsumsi minuman energi, seperti yang ngejos-ngejos dan sejenisnya itu lho. HATI HATI!!!
5. Konsumsi obat-obat Reumatik dan asam urat

Sementara baru itu yang saya dapatkan. Bagi yang punya penyakit seperti yang saya sebutkan ini, hati-hati, periksakan kesehatan anda pada dokter yang berkompeten di bidangnya. Bagi yang senang mengkonsumsi minuman energi, segera hentikan kebiasaan anda sebelum minuman energi meracuni ginjal anda. Sayangi ginjal anda, karena ia juga diri kita yang harus kita rawat sebaik-baiknya.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

2 thoughts on “KETIKA BUANG AIR KECIL MENJADI BARANG YANG MAHAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s