Pohon Srikoyo Membawa Pahala

Zizzahaz1835Beberapa hari yang lalu saya uring-uringan, penyebabnya adalah hilangnya salah satu buah srikoyo yang tumbuh di depan rumah. Buah srikoyo ini lain dari yang lain, buahnya besar banget, biasanya kalau yang seperti ini rasanyya juga mantap. “Wong hanya buah srikoyo… mbok sudah to mas…” Istriku menenangkanku. Iya ya… tidak sepantasnya saya seperti ini, kalau memang sudah rizkinya pasti kembali.

Kejadian itu mengingatkan saya akan sebuah hadits Rasulullah shalallahu alaihi wa salama tentang anjuran menanam pohon buah. Srikoyo saya yang hilang sebetulnya sudah dianggap sebagai sedekah, dan otomatis saya mendapatkan pahala dari sedekah yang tidak disengaja ini. Makanya, tidak sepantasnya saya berlaku uring-uringan bila ada srikoyo yang hilang, karena sebetulnya Allah subhanahu wa ta’ala sudah menggantinya dengan pahala yang lebih baik. Itupun bila kita bisa menerimanya dengan ikhlas, karena ikhlas karena Allah adalah salah satu syarat diterimanya amal.

Imam Nawawi Rahimahullahu mencantumkan dalam kitabnya Riyadus Shalihin pada bab باين كثرت طرق الخير (penjelasan tentang banyaknya jalan-jalan kebaikan dalam islam) sebuah hadits sebagai berikut :

أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
Sahabat Anas bin Malik Radhiallahu anhu berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda: tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tetumbuhan kemudian burung, manusia, dan hewan ternak memakan buah-buahan dari pohon yang dia tanam kecuali hal tersebut terhitung sedekah baginya (HR Bukhari 2152) dalam riwayat imam muslim terdapat tambahan kalimat “dan buah-buahan yang dicuri dari pohon tersebut maka hal itu adalah sedekah baginya” dan juga tambahan “ maka hal tersebut adalah shodaqoh baginya sampai hari kiamat
(HR Muslim no 1552)
Hadits ini menjadi bukti betapa Islam begitu mendukung penghijauan. Hadits ini keluar dari ucapan Rasulullah shalallahu alaihi wa salama, dimana beliau tinggal di suatu tempat yang struktur tanahnya terrhampar padang pasir yang begitu luas. Meskipun temppat menanam pohon begitu tandus tapi beliau begitu menganjurkannya. Bahkan pahala yang sangat besar akan menanti bagi yang mau mengamalkan hadits ini.
Kembali ke srikoyo saya… saya coba mengamatinya… hhmm… ternyata benar juga hadits rasul ini. Bila musim buah srikoyo masak, pagi-pagi sekali akan berdatangan burung cocak berebut buah ini. Ramai banget… srikoyo yang tinggi yang tak bisa saya jangkau menjadi rizki mereka. Ada semut yang berbaris teratur, ulat yang siap menjadi kepompong, juga sarang burung pipit yang merasa nyaman tinggal di dalamnya. Ada tetangga yang kadang mengambil sebuah dua buah, walaupun tanpa ijin, saya tidak mengapa…
Zizzahaz1836

Zizzahaz1843

Ada juga hadits lain dari Rasulullah tentang anjuran menanam pohoin ini.

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِى يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيْلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَلاَّ تَقُوْمَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

Jika hari kiamat datang dan pada tangan seseorang diantara kamu terdapat sebuah bibit tanaman, jika ia mampu, jika ia mampu sebelum datangnya kiamat itu, maka hendaklah ia menanamnya

(HR. Ahmad dan Bukhari)

Ketika saya kecil dulu, nenek saya yang sudah tua seringkali menanam pohon kelapa. Aneh kan… padahal pohon kelapa itu masa berbuahnya sangat lama, bisa sepuluh tahun baru berbuah. Tapi itulah hebatnya nenek saya. Ia menanam itu bukan untuk dirinya, tapi untuk cucunya. Nenek saya sekarang sudah meninggal dunia, dan beliau sama sekali tidak menikmati hasil tanamannya. Saya dan orang-orang yang ditinggalkannya yang sekarang menikmatinya, namun saya yakin beliau sekarang juga masih mendapatkan pahala dari hasil pohon yang ditanamnya.

Zizzahaz1842

Zizzahaz1840

So… tunggu apalagi, raih pahala sebanyak-banyaknya dengan hanya menanam pohon. Niatkan hanya untuk meraih ridho Allahu subhanahu wa ta’ala saja, niscaya pekerjaan kita akan ada nilai dunia akhirat. Di dunia kita akan merasakan sebuah lingkungan yang asri, udara yang bersih, buah yang melimpah, dan di akherat akan mendapatkan ganjaran dan pahala yang berlipat.

Zizzahaz1848

Semoga tulisab ini bermanfaat.

22 thoughts on “Pohon Srikoyo Membawa Pahala

  1. benar sekali mas, semakin banyak pohon berbuah yang ditanam semakin banyak pahala sedekah yang didapat. dan janji Allah kalau sedekah diganti dengan yang lebih baik. berarti siapa tahu mas dapat buah tangan🙂

    Suka

  2. Biasanya suka banyak uletnya ya pak klo pohon srikaya itu, hehe uni cuma punya phn kedong dong, itu pun di pot, buahnya baru sebesar biji melinjo ^^

    Suka

  3. klo di tempat saya (Bima) namanya garoso… buahnya enak dan manis… di Jakarta saya belum pernah ketemu buah ini begitu juga pohonnya

    Suka

  4. Seperti petani yg buah tanamannya tidak akan terbebas sama sekali oleh hama-hama, bila diikhlaskan semua itu akan jadi pahala ya kang…
    Untuk menambah pahala dan perbaikan lingkungan, ayo kita menanam pohon lebih banyak lagi…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s