Repost : Balasan Tak Terhingga untuk Orang yang Melaksanakan Shaum Ramadhan

Ketika saya membaca hadits tentang balasan amalan orang yang berpuasa ada rasa yang mengganjal dalam hati ini. Hadits ini menyatakan bahwa amalan kebaikan Bani Adam akan dibalas Allah dengan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semisal. Tapi untuk pahala puasa hanya Allah ‘Azza wa Jalla saja yang akan membalasnya sendiri. Lalu seberapa besar balasan dari Allah ‘Azza wa Jalla sendiri tidak disebutkan. Hal inilah yang membuat ganjalan di hati saya, ada semacam prasangka yang tidak baik, padahal prasangka ini tidak sepantasnya dilakukan hamba kepada RabbNya. Jangan-jangan balasan Allah lebih kecil dari itu…begitu saya kadang berprasangka. Hingga suatu ketika saya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari semua itu, yang membuat saya jadi mengerti.

Repost : Awas Gagal Panen

Gagal panen… hal ini tentu bukan hal yang dicita-citakan para petani. Ketika pertama kali mereka menabur benih, dalam benak mereka pasti mendambakan panen dengan hasil melimpah di penghujung usaha mereka. Namun tidak mudah untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah ini.Banyak halangan merintang, terutama dari berbagai hama yang siap membuyarkan impian petani. Keong mas, wereng coklat, belalang, ulat, burung, gulma, dan banyak lagi akan menjadi musuh yang harus dibasmi. Tidak ada istilah berleha-leha untuk menjaga tanaman dari hama ini. Bahkan ketika tanaman hampir siap panenpun tidak ada kamus terlena bagi petani, karena lena sedikit saja akan berakibat gagal panen.

Baca lebih lanjut

Antara Sabar dan Shaum Ramadhan

Ketika saya membaca hadits tentang balasan amalan orang yang berpuasa ada rasa yang mengganjal dalam hati ini. Hadits ini menyatakan bahwa amalan kebaikan Bani Adam akan dibalas Allah dengan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semisal. Tapi untuk pahala puasa hanya Allah ‘Azza wa Jalla saja yang akan membalasnya sendiri. Lalu seberapa besar balasan dari Allah ‘Azza wa Jalla sendiri tidak disebutkan. Hal inilah yang membuat ganjalan di hati saya, ada semacam prasangka yang tidak baik, padahal prasangka ini tidak sepantasnya dilakukan hamba kepada RabbNya. Jangan-jangan balasan Allah lebih kecil dari itu…begitu saya kadang berprasangka. Hingga suatu ketika saya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari semua itu, yang membuat saya jadi mengerti.

Awas, Gagal Panen Lho…

Ramadhan sudah memasuki 10 hari kedua. Namun, tahun kemarin petani di daerah Surakarta yang meliputi Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Karang Anyar dan sekitarnya banyak yang gagal panen. Tanaman padi yang menjadi andalan mereka harus bertekuk lutut  karena dihabiskan hama wereng coklat yang ganas. Berbagai cara yang prosedural sampai metoda coba-coba diterapkan untuk membasmi wereng ini, namun hasilnya nihil. Wereng tak bisa dimatikan, yah…menangis deh…gagal panen sudah terbayang, padahal sebelumnya petani begitu optimis dengan usahanya. Lalu, apa hubungannya Ramadhan dengan petani…dengan tanaman padi…dengan hama wereng coklat?